Selasa, 22 Oktober 2013
Kata - Kata Bijak Ali
Orang yang layak diberi wewenang untuk menegakkan perintah Allah adalah orang yang tidak berleha-leha, tidak bermalas-malasan, dan tidak suka mengikuti hasrat perut.
Ucapan dan kebijakan yang baik sering mendapatkan fitnah dari orang-orang yang tidak menyukai kebaikan.
Sedikit tapi istiqomah lebih baik daripada banyak tapi disertai rasa bosan.
Ketakwaan adalah induk ahlak.
Jangan merasa tenang dengan apa yang belum terjadi dan jika sesuatu telah terjadi, jalanilah dengan ketegaran dan ketabahan.
Sikap qana'ah dan menerima adalah milik yang paling berharga, sedangkan keindahan ahlak merupakan kenikmatan hidup yang sempurna.
Setiap wadah akan menyempit ketika diisi, kecuali wadah ilmu yang akan semakin luas.
Orang yang banyak memberi, akan banyak menerima.
Orang yang berakal adalah orang yang meletakkan sesuatu pada tempatnya.
Pahitnya dunia adalah manisnya akhirat, dan manisnya dunia adalah pahitnya akhirat.
Waspadalah dirimu dari bermaksiat kepada Allah ketika engakau sendirian karena yang menyaksikanmu adalah Yang Maha Bijaksana.
Seandainya seorang hamba melihat masa depan dan keadaannya di akhirat, tentu ia akan menahan syahwat dan tidak akan berpanjang angan.
Sungguh aneh orang yang berputus asa sedangkan ia punya kesempatan untuk memohon ampunan.
Kehormatan diri adalah hiasan kefakiran dan syukur adalah hiasan kekayaan.
Seorang pendakwah yang tidak beramal bagaikan pemanah tanpa anak panah.
Dosa yang paling besar adalah yang paling mengusik hati pelakunya.
Aib paling besar adalah kembali melakukan keburukan yang pernah ia lakukan.
Di antara amal terbaik seorang hamba adalah mengamalkan apa yang diketahuinya.
Seburuk-buruknya bekal untuk akhirat adalah dosa.
Barangsiapa mengenakan rasa malu sebagai pakaiannya, maka manusia tidak akan melihat aibnya.
Manusia adalah musuh bagi apa-apa yang tidak diketahuinya.
Balaslah orang yang menggunjingmu dengan berbuat baik kepadanya, dan balaslah kejahatan dengan kebaikan.
Orang yang memiliki akan terpengaruh oleh apa yang dimilikinya.
Ketakjuban akan menahan seseorang dari sikap berlebihan.
Ketamakan dalah keburukan abadi.
Ornag yang tidak bersabar akan dihancurkan oleh kesulitan.
Meninggalkan dosa lebih ringan daripada mendapatkan ampunan.
Binasalah orang yang tidak mengetahui kadar dirinya.
Jika kau melihat, maka kau akan terlihat. Kau akan mendapat petunjuk jika kau mencarinya. Kau akan didengar jika kau mendengar.
Seseorang tidak dianggap jujur hingga ia menjaga saudaranya dari tiga hal: dalam kesulitannya, dalam ketidakhadirannya, dalam kematiannya.
Semangat adalah setengah pencapaian.
Mintalah rejeki dengan bersedekah.
Jika Sang Khalik Agung ada dalam pikiranmu, maka semua mahluk akan terlihat kecil di matamu.
Meluputkan kesempatan adalah awal kehancuran.
Apa yang bisa dibanggakan anak Adam? Pada awalnya ia hanyalah setetes mani, ujungnya hanya sebujur bangkai. Ia tidak dapat memenuhi rejeki dirinya dan tidak dapat menghalangi musibah atas dirinya.
Ada dua pecandu yang tidak akan pernah merasa kenyang: orang yang mencari ilmu dan orang yang mencari harta.
Menggunjing orang adalah pekerjaannya orang-orang yang lemah.
Seburuk-buruknya saudara adalah yang menjadi beban saudaranya.
Hati dapat bolak-balik. Ketika hati terlentang, bawalah ia untuk melakukan segala ibadah sunat. Saat hati berbalik, batasilah segala geraknya dengan melakukan ibadah wajib.
Amal yang paling baik adalah amal yang paling dibenci oleh hawa nafsumu.
Orang yang sombong dan sok tahu akan menggiring dirinya menuju kebinasaan.
Keutamaan seseorang baru akan diketahui di tengah situasi yang bergejolak.
Balasan pertama orang yang menyadari keadaan dirinya adalah pertolongan dari orang lain, sehingga ia dapat mengalahkan kebodohan.
Hati yang berpaling seperti berpalingnya tubuh. Karena itu, carilah puncak-puncak hikmah untuk menggenapkan hatimu.
Orang yang sabar pasti menang meski butuh waktu yang cukup lama.
Kebinasaan akan menimpa orang yang mengutamakan pikiran dan pendapat dirinya.
Bermusyawarah berarti berbagi pikiran dengan orang lain.
Semakin sempurna akal seseorang, akan semakin sedikit ia bicara.
Ahli dunia bagaikan penunggang yang berjalan di atas tunggangannya, sedangkan ia dalam keadaan tidur.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar